Kamis, 02 Oktober 2014

Mengapa Dilarang Merokok

Mengapa Dilarang Merokok


 Tentunya sudah banyak orang yang tahu bahwa merokok itu tidak baik untuk kesehatan dan dapat Membunuhmu.Badan Kesehatan Dunia(WHO/World Health Organization)menyebutkan kematian satu diantara sepuluh orang dewasa sekarang ini dipastikan berkaitan dengan rokok.Di Indonesia,pada tahun 2001 saja lebih dari 48 orang meninggal setiap jam karena kebiasaan merokok.
 Yang tidak banyak diketahui orang,angka kematian terkait dengan rokok justru meningkat cepat berkembang di Negara-negara miskin dan berkembang misalnya di Indonesia.pada tahun 2020,diprediksi 70% kematian terkait dengan rokok bakal terjadi di Negara berkembang.kondisi ini akan semakin parah karena saat 76% pasar roko dunia adalah Negara-negara miskin dan berkembang lagi-lagi Indonesia masuk dalam daftar tersebut.
 Tanpa usaha yang sungguh-sungguh,angka kematian akibat rokok ini tentu bakal terus meningkat pada setiap tahun.
 Di tengah berbagai fakta ilmiah soal dampak buruk rokok terhadap kesehatan,industri rokok tentu tak tinggal diam.Mereka akan terus berusaha untuk mempertahankan konsumennya.Cara yang paling sederhana adalah mencegah para perokok agar tidak berhenti merokok dan merekrut perokok baru sebagai perokok pengganti           di masa yang akan datang.
 Lahirnya generasi perokok baru sangatlah penting buat industry tembakau karena merekalah yang bisa menjaga industry ini tetap sukses dengan profit yang tinggi.sebuah memo internal industri,”Jika para remaja tidak merokok,maka kemungkinan besar industri akan bangkrut sebagaimana sebuah masyarakat yang tidak melahirkan generasi penerus akan punah.”
 Upaya industri rokok menggaet perokok baru,terutama di Indonesia,sepertinya cukup berhasil.Dari data yang saya cari Survei Sosial Ekonomi Nasional(Suse
nas) 2007 menunjukan peningkatan jumlah perokok dari kalangan remaja,baik laki-laki maupun perempuan.Peningktan Jumlah perokok remaja saat ini salah satunya disebabkan oleh gencarnya iklan rokok di berbagai media.
                                                                                     

Seharusnya Iklan antirokok mampu menyentuh aspek”rasa”Remaja dengan meyakinkan mereka bahwa anak muda itu bisa tetap keren,gaul,berani,dan setia kawan tanpa harus merokok.

 Iklan Memang adalah salah satu media yang sangat efektif untuk menularkan kebiasaan merokok dikalangan remaja.Di Ibaratkan Penyakit harus terpaan dahulu terhadap kuman penyebab penyakit yang dibawa oleh media penularan.Semakin sering seseorang terpanjang rokok melalui media yang efektif dan mudah dicapai,semakin mudah pula kebiasaan merokok ditularkan.
 Kekuatan iklan rokok makin karena umumnya iklan produk ini memiliki iklan visual yang bagus yang sangat menarik jika untu dilihat.Sehingga lebih mudah menyentuh dan mengerakan penonton.Iklan rokok menampilakan menampilkan rokok sebagai sosok yang keren,percaya diri,setia kawan,kreatif dan pemberani.Semuanya klop dengan cita rasa yang dimiliki seorang remaja.
 Remaja yang sedang berjuang mewujudkan jati diri mereka ,secara tidak langsung “Terbantu”menemukan identitas mereka melalui perilaku merokok.melihat iklan rokok,remaja diyakinkan bahwa citra diri yang mereka inginkan dapat terfasilitasi dengan cara merokok,setalah itu,tinggal menunggu nikotin bekerja,menciptakan kecanduan dan ketergantungan terhadap Rokok.Apa yang dapat kita lakukan untuk mencegah para remaja merokok..?
  Pada dasarnya ada dua hal yang dapat kita lakukan dalam kaitan dengan iklan rokok.Langkah pertama yaitu pelarangan iklan rokok.
 Langkah yang kedua adalah membuat iklan anti rokok untuk mempublikasikan budaya tidak merokok.Ini penting karena di Indonesia dibutuhkan sebuah wacana tandingan untuk melawan pesan”Merokok itu keren” dikalangan anak muda pada saat ini.






SUMBER REFRENSI

Dari Teman yang berada disekitar lingkungan saya sendiri dan masyarakat
2.       Yessi Crosita Octaria(Praktisi Kesehatan,LULUS DARI TROPICAL INSTITUT,AMSTERDAM










Tidak ada komentar:

Posting Komentar